17 Juli 2008

Perluasan Amal Usaha Musholla

Sesuai dengan visi dan misi musholla sebagaimana telah diuraikan pada pengantar dimuka, para pengurus Musholla Darussalam telah menetapkan rencana kerja baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang yang akan diuraikan sebagai berikut:

Pengembangan sarana dan prasarana pendidikan

Kegiatan proses belajar-mengajar yang saat ini telah dan masih berjalan adalah pengajian kaum Bapak, Kaum Ibu dan anak-anak yang dilaksanakan didalam musholla. Pengurus berencana untuk memperluas dan membangun sarana pendidikan seperti Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu yang terpisah dari lingkungan musholla. Dalam jangka panjang jika kriteria-kriteria dasar bagi berdirinya sebuah lembaga pendidikan terpenuhi seperti:

1) meningkatnya kebutuhan akan sarana dan prasarana belajar yang terjangkau baik ditinjau dari aspek pembiayaan maupun lokasi;
2) pesatnya perkembangan Iptek sehingga dibutuhkan sebuah lembaga pendidikan yang dapat mengakomodir dan mengantisipasi pesatnya perkembangan tersebut; tersedianya lahan bagi berdirinya sebuah lembaga pendidikan, maka pendirian sarana dan prasarana pendidikan yang lebih tinggi menjadi mungkin.

Pembentukan lembaga ekonomi

Hingga saat ini, satu-satunya sumber dana bagi pelaksanaan kegiatan-kegiatan musholla berasal dari sumbangan para donatur baik dari lingkungan sekitar maupun dari luar. Oleh karena itu pembentukan sebuah lembaga ekonomi yang akan menaungi kegiatan ekonomi masyarakat (“jamaah”) seperti pendirian percetakan, wartel, rental komputer (setting dan pengetikkan), biro penterjemah, penyewaan tenda dan kursi pesta, pendirian koperasi, penyelenggara kegiatan-kegiatan penting (event organizer), peliputan kegiatan serta konversi video (video shooting and converting), jasa pembayaran listrik, kursus komputer dan bahasa Inggeris, lembaga pelatihan, dan lain-lain sesuai dengan kebutuhan.

Harus diakui bahwa dalam tataran konsep hal tersebut dimungkinkan mengingat usaha-usaha sebagaimana disebutkan diatas belum banyak digarap atau sudah ada namun belum terarah dan terencana dengan baik.

Pemberdayaan masyarakat dan generasi muda

Pemberdayaan masyarakat merupakan target utama karena masyarakat merupakan ‘tiang penyangga utama’ makmur tidaknya musholla. Oleh karena itu pengurus merasa berkepentingan untuk menggarap program-program yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dan kepedulian masyarakat terhadap musholla maupun sesama.

Saat ini, pengurus telah melakukan sosialisasi guna menyatukan visi dan misi sehingga akan tercapai keselarasan antara program-program yang akan digarap oleh pengurus dengan harapan masyarakat. Kegiatan-kegiatan seperti perayaan-perayaan hari-hari besar Islam merupakan rutinitas dan contoh kecil dari upaya tersebut. Dimasa yang akan datang peran aktif masyarakat akan lebih ditingkatkan melalui program pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan program-program yang lebih nyata, terorganisir dan terarah.

Pemberdayaan generasi muda: Generasi muda merupakan target lain yang hendak digarap. Peningkatan kapabilitas generasi muda melalui program pendidikan dan pelatihan merupakan isu pokok disamping ‘rentannya’ generasi muda terhadap ‘derasnya’ badai ‘globasasi’ saat ini.

Untuk menjawab semua persoalan tersebut beberapa program yang hendak dilaksanakan pengurus diantaranya adalah:

1. Identifikasi potensi sumber daya manusia dalam hal ini generasi muda melalui penyebaran kuesioner serta ‘temu wicara’ intensif.

2.
Pelaksanaan pelatihan-pelatihan generasi muda sesuai dengan potensi yang dimiliki.

3.
Peningkatan keterlibatan generasi muda dalam kegiatan dan amal usaha positif guna menyalurkan bakat dan kreativitas mereka.




Tidak ada komentar: